Senin, 08 November 2021

Aturan sinus dan cosinus

 Fakta tentang aturan sinus dan cosinus:

1. Aturan sinus dan cosinus sama-sama digunakan untuk mencari suatu sudut atau panjang sisi semua jenis segitiga (segitiga sama sisi, sama kaki, tidak beraturan dan siku-siku), dimana penggunaan masing-masing aturan mempunyai syaratnya masing-masing.

Selasa, 02 November 2021

Object, event, event handler dan action

Object, event, event handler dan action berhubungan erat.

Object

Object yang mempunyai event handler contoh: sprite, timer, textbox

Object yang tidak mempunyai event handler: label.

Event

Event sesuatu yang dilakukan terhadap objek. Contoh: disentuh, diseret, dll.

Event bisa dilakukan atau dihasilkan oleh sistem atau user manusia. Contoh event yang dilakukan atau dihasilkan oleh sistem: timer. Contoh event yang dilakukan oleh manusia: button.drag

event untuk objek timer contoh: tick

event handler untuk timer contoh: when timer.timer

action untuk event handler untuk sprite contoh: call sub something atau 

Senin, 01 November 2021

Bilangan bulat

 Fakta bilangan bulat

1. Bilangan bulat terdiri dari bilangan bulat positif, 0 dan bilangan bulat negatif, 

2. Bilangan merupakan perkalian suatu bilangan primer dengan bilangan primer lainnya.

Bilangan tak bulat

Fakta tentang bilangan tak bulat

1. Bilangan tak bulat sering direpresentasikan dengan bilangan berkoma dan bilangan pecahan, walau bilangan pecahan juga bisa merepresentasikan bilangan bulat.

2. Bilangan tak bulat adalah hasil pembagian yang bersisa antara dividen dan divisor.

3. Bilangan bulat dengan format bilangan berkoma mempunyai 2 bagian, bilangan di depan koma dan bilangan dibelakang koma.

Tentukanlah dividen dan divisor dan remainder dari bentuk bilangan pecahan dibawah:

1. 2,5

Dividen = 25, divisor = 10, remainder = 5.

Atau, 

2. 5/6 

Dividen = 5, divisor = 6, remainder = 5.

4. Bilangan berkoma terdiri dari 2 jenis: bilangan yang angka dibelakang komanya tak terhingga jumlah angkanya dan bilangan yang angka dibelakang komanya terhingga jumlah angkanya. 

Contoh:

Bilangan yang angka dibelakang komanya tak terhingga jumlah angkanya, antara lain:

1. 1/3 = 0,3333333333333333...

2. 1/7 = 0,1428571428571429...

3. 1/11 = 0,0909090909090909...

Bilangan yang angka dibelakang komanya terhingga jumlah angkanya, antara lain:

1. 1/2 = 0,5

2. 1/4 = 0,25

3. 1/8 = 0,125

Angka pembagi atau angka divisor mana saja yang menghasilkan angka hasil yang terhingga banyak komanya dan yang menghasilkan angka hasil yang terhingga banyaknya?

Kamis, 28 Oktober 2021

Fakta Musik

 Fakta Musik

1. Musik terdiri dari bunyi not.

2. Semua Not musik terdiri dari 12 buah not (C-C#-D-D#-E-F-F#-G-G#-A-A#-B). Kumpulan not ini disebut skala kromatik. Skala kromatik bisa disebut dengan kumpulan not dengan interval setengah (1/2) diantara notnya. Semua skala diambil dari skala kromatik.

3. Not E dan B seolah-olah tidak mempunyai # tetapi setiap not mempunyai kres (#) dan mol (b) termasuk not E dan B. 

4. Skala mayor dan minor adalah kumpulan not-not subset atau himpunan bagian dari not-not skala kromatik. Jadi not-not skala mayor dan minor diambil dari not-not skala kromatik dengan interval sebagai berikut:

Interval skala mayor: 1 - 1- 1/2 - 1 - 1 - 1- 1/2 - 1

Interval skala minor: 1 - 1/2 - 1 - 1 -1 - 1/2 - 1 -1

Skala major dan minor adalah umum dipakai dalam lagu pop.

5. Interval adalah rasio frekuensi antara suatu not dengan not yang disebelahnya. Ada dua jenis interval yang digunakan pada musik, yaitu interval 1 dan interval 1/2.

Contoh: 

Interval 1 adalah rasio 1,12...

Inteval 1/2 adalah rasio 1,059...

6. Jumlah interval = jumlah not suatu skala per oktaf - 1

Contoh: 

Skala major dan minor terdapat 8 nada per oktaf (C-D-E-F-G-A-B-C'). Jadi, jumlah interval = jumlah not suatu skala per oktaf - 1 = 8 - 1 = 7 jumlah interval.

5. Triad atau chord skala mayor atau minor. Skala mayor dan minor mempunyai triad-triad atau chord-chord 3 nada. Triad atau chord 3 nada adalah kumpulan 3 not yang dibunyikan dan triad adalah subset dari skala major atau skala minor. Triad dari skala major disebut triad major, triad dari skala minor disebut triad minor. Jadi Triad atau chord adalah bagian dari bagian dari skala kromatik.

7. Terdapat triad dari setiap not. Ini disebut chord. Contoh triad not C adalah: C - E- G. Triad not F adalah: F - Ini juga merupakan nada harmonisasi 3 dan 5 dari not dasar tersebut.

5. Not dan chord skala major. Setiap not termasuk kedalam 7 triad atau chord major yang berbeda.

Contoh: Not C termasuk kedalam chord

6. Not dan skala mayor. Tiap not termasuk dalam 7 skala mayor. 

Contoh: Not C termasuk kedalam skala mayor C, D, E, F,

Not C: termasuk

Selasa, 26 Oktober 2021

Aljabar boolean

 Aljabar boolean

Aljabar boolean adalah aljabar tentang pertambahan(+) dan perkalian (.) satu atau lebih variabel dan tidak ada pembagian (/) dan pengurangan (-) dari data biner 0 dan 1.

Aljabar ini agak unik dimana hasil A + A + ... +  A bukan n A tapi A dan hasil A x A x ... x A bukan A pangkat n tapi A. Kenapa demikian? Karena hasil pengujian persamaan-persamaan tersebut dengan menggunakan tabel kebenaran AND dan OR mengatakan demikian.

Contoh:

A + A = A

A . A = A

A + B = A or B

A . B = A and B

Senin, 25 Oktober 2021

Topologi lingkaran (ring)

Topologi lingkaran atau ring adalah salah satu topologi yang sering digunakan disamping topologi lainnya.

Kamu bisa menganalogikan topologi lingkaran dengan gelang yang menghubungkan beberapa simpul.

Fakta tentang topologi lingkaran:

1. Menghubungkan sejumlah n node yang terhubung secara lingkaran.

2. Terdapat 2 buah jalur yang berbeda yang menghubungkan 2 node yang lain atau yang sama.


Untuk menghubungkan 2 node yang berbeda pada topologi jaringan terdapat 2 jalur, total node yang dilalui salah satu jalur adalah jumlah node keseluruhan (Jn) dikurangi jumlah node jalur yang lain. Dengan kata lain total node yang dilalui jalur pertama adalah jumlah node keseluruhan (Jn) dikurangi jumlah node jalur kedua (Jn2). Sebaliknya, total node yang dilalui jalur kedua adalah jumlah node keseluruhan (Jn) dikurangi jumlah node jalur pertama (Jn1). Fakta lainnya, jumlah node keseluruhan (Jn) adalah sama dengan Jn1 ditambah Jn2.

Jn1 = Jn - Jn2

Jn2 = Jn - Jn1

 Jn = Jn1 + Jn2

Untuk menghubungkan 2 node yang sama pada topologi lingkaran terdapat 2 jalur, total node yang dilalui jalur pertama (jumlah node jalur 1(Jn1)) adalah jumlah node kesuluruhan  (Jn) yang terhubung dibagi 2 kemudian digenapkan keatas, dan total node yang dilalui jalur kedua adalah (Jn2) adalah Jn dibagi 2 kemudian digenapkan ke bawah. 

Jn1 = Roof(Jn /2)

Jn2 =  Top(Jn/2)

Contoh:

Berapakah jumlah node yang dilalui masing-masing jalur jika sebuah topologi lingkaran


3. Jumlah link keseluruhan topologi lingkaran adalah sama dengan jumlah node keseluruhan.

4. Jika jumlah kerusakan link antara node pada topologi jaringan adalah 1, komunikasi antara node yang sama masih bisa berjalan (karena topologi lingkaran mempunyai 2 jalur yang berbeda).

Jika jumlah kerusakan link antar node pada topologi jaringan adalah 2, komunikasi antara node yang sama tidak bisa dilakukan.


Minggu, 24 Oktober 2021

Routing problems

 Masalah routing dapat disebabkan oleh 2 hal:

1. Route tidak atau belum dipelajari

2. Route sudah dipelajari

Sabtu, 23 Oktober 2021

Access-list

 Fakta access-list:

1. Access-list terdiri dari 2 jenis yaitu Standard access-list (SAL) dan Extended Access-list (EAL).

2. Untuk mengkonfigurasi ACL pada router Cisco terdiri dari 2 cara yaitu: 

2.1    access-list <number> <policy>

2.2    ip access-list <number>

3. SAL hanya mencantumkan source address, SAL tidak ada atau tidak mencantumkan destination address, destination port dan source port. EAL mencantumkan seluruh 4 komponen: source address, source port, destination address, destination port.

4. Penempatan ACL 

Penempatan kedua jenis ACL SAL dan EAL bisa di router mana saja, di source router, intermediate router ataupun di destination router dan pada jenis interface mana saja (ingoing dan outgoing interface) dan arah (inbound atau outbound) yang sama (baca poin 5).

Tapi kita bicara peletakkan router dulu, terlepas pilihan jenis interfacenya apa, SAL sangat efektif bila diletakkan di destination router karena SAL tidak memiliki informasi destination address padanya. 

EAL bisa diletakkan dimana saja, di source router, intermediate router atau di destination router. EAL jika diketahui source address spesifik kebijaksanaan atau policy, maka diletakkan di source router. Tapi jika tidak diketahui source address spesifik kebijaksanaan atau policy bisa diletakkan di destination router. 


5. Jenis interface dan arah: ingoing interface, outgoing interface, Inbound, outbound

Jenis interface adalah: ingoing interface dan outgoing interface.

Jenis arah adalah: inbound dan outbound.

Agar ACL berpengaruh atau affecting, konfigurasilah ACL SAL dan EAL, pada jenis interface dan arah yang sama dengan jenis interfacenya, jangan konfigurasi ACL pada jenis interface dengan arah yang beda dengan jenis interface itu. Jika jenis interface in maka pilih arah in yaitu inbound, jika jenis interface out maka pilih arah out yaitu outbound, contoh:

Lakukanlah hal berikut:

"in-in" = konfigurasi ACL pada ingoing interface dan arah inbound

"out-out" = konfigurasi ACL pada outgoing interface dan arah outbound

Jangan lakukan hal berikut:

"in-out" = konfigurasi ACL pada ingoing interface dan arah outbound

"out-in" = konfigurasi ACL pada outgoing interface dan arah inbound

Traceroute: Hey perangkat jaringan, tahukah kamu tentang alamat source ini?

Traceroute adalah utilitas jaringan untuk menanyakan kepada tiap perangkat jaringan dari sumber ke tujuan, apakah perangkat jaringan itu mengetahui alamat sumber paket.


Cara menggunakannya di Windows:

1. Win + R

2. Ketik  cmd enter

3. ketik tracert <alamat tujuan>

4. Selesai. 

Network Security attacks

Serangan-serangan dalam jaringan dapat dibedakan berdasarkan layer TCP yaitu serangan layer 1, layer 2, layer 3 dan layer 4.


 1. DOS (Denial-of-Service) use ping or ICMP.

https://www.techrepublic.com/blog/data-center/filter-icmp-traffic-in-the-cisco-ios/

https://tulisananakit.blogspot.com/2017/08/lab-28-extended-access-list-blokir-ping.html

Jumat, 08 Oktober 2021

CATUR

 Catur terdiri dari 8 baris dan 8 kolom.


Kunci kemenangan catur adalah analisa langkah musuhmu, analisa langkah caturmu.


Strategi catur adalah ketahanan konsentrasi atau fokus dan kreatifitas membangun serangan atau kreatifitas melindungi diri dari serangan.


Motivasi gerakan catur

Gerakan catur antara ain mempunyai tujuan:

1. Gerakan menghindari serangan musuh

2. Gerakan untuk membantu serangan

3. Gerakan untuk membiarkan anggota sendiri beraksi atau membuka jalur untuk anggota sendiri

4. Gerakan untuk melindungi target 

5. Gerakan untuk membantu melindungi target

6. Dll

Spanning-tree Cisco

 


Minggu, 03 Oktober 2021

Pengiriman data

 Masalah dalam pengiriman data antara 2 host pada jaringan data atau komputer adalah:

1. Rute yang digunakan dalam pengiriman data

Rute yang dipilih tiap segmen data dapat berbeda dari sumber ke tujuan.

2. Apakah data di segmentasi atau tidak

Jika data tidak disegmentasi, akan menyebabkan pengulangan pengiriman data yang panjang apabila data tidak sampai atau korup di tujuan.

Jika data disegmentasi, akan membutuhkan:

  • Metode pengurutan kembali data atau paket tersegmentasi menjadi satu utuh kembali.
  • Metode pengecekan dan engiriman kembali apakah segmen data hilang, atau korup.

3. Data hilang, korup, dan tiba dengan tidak sesuai urutan.

Untuk data hilang digunakan metode pengiriman kembali segmen data yang hilang, tidak dikirim ulang seluruhnya, hanya segmen yang hilang saja yang dikirim kembali.

Untuk data yang korup, digunakan checksum untuk memastikan data tidak korup di perjalanan pengiriman, jika data yang diterima korup maka akan dikirimkan ulang.

Untuk data yang tiba tidak sesuai urutan, digunakan nomor urut untuk mengurutkan kembali data-data yang diterima.


4. Kesepakatan besarnya data yang dikirim per segmen data.

Kesepakatan ini disebut window size.

Minggu, 26 September 2021

Sistem persamaan linear


Syarat SPLDV Memiliki Satu Penyelesaian 

Sebuah sistem persamaan linier 3 variabel akan tepat mempunyai suatu penyelesaian atau satu himpunan penyelesaian apabila dapat memenuhi syarat atau ketentuan seperti di bawah ini:

Terdapat lebih dari satu atau ada tiga persamaan linier tiga variabel yang sejenis.



Penyelesaian atau himpunan penyelesaian dari sebuah sistem persamaan linear tiga variabel (SPLTV) bisa di cari dengan menggunakan beberapa cara atau metode, antara lain dengan menggunakan:


Metode subtitusi
Metode eliminasi
Metode gabungan atau campuran
Metode determinan
Metode invers matriks

SPL 4 Variaabel
SPL 4 variabel tidak bisa dicari dengan metode crammer atau determinan.

Matriks

Matriks terdiri dari 2x2 dan 3x3


Perkalian Matriks

Perkalian matriks ada hubungannya dengan penjumlahan.


Determinan matriks

Sistem persamaan linear yang tidak mempunyai determinan adalah sistem persamaan linear yang tidak mempunyai solusi.


Matriks invers

Invers matriks adalah kebalikan (invers) dari sebuah matriks yang apabila matriks tersebut dikalikan dengan inversnya, akan menjadi matriks identitas.

Jadi, suatu matriks dikalikan invers nya sama dengan matriks identitas.

Tapi, matriks invers tidak bisa didapat dari pembagian antara matriks identitas dengan suatu matriks. Karena tidak ada operasi pembagian duat matriks dalam matriks.

Pada Operasi hitung matrikskenapa tidak ada pembagian? ini terjadi karena pada perkalian matriks tidak bersifat komutatif. Semisalkan bentuk AB=1B×A≠A×1B .

Menghitung invers matrik orde 2x2

Untuk mencari invers matrik persegi orde 2x2, menghasilkan 4 buah persamaan linear dan 4 buah variabel.


Menghitung invers matrik orde 3x3

Untuk mencari invers matrik persegi orde 3x3, menghasilkan 9 buah persamaan linear dengan 9 buah variabel.


Kamis, 23 September 2021

Hubungan variabel

 Misalkan 2 buah variabel berbeda, nilainya selalu sama.

X = Y

X + 2 = Y + 2

atau

X + 2 = Y x ((X + 2) /  Y)


Misalkan 3 variabel berbeda disatukan oleh formula berikut:

A = B * C

A + 2 = B * C + 2

atau

A + 2 = B * C * (A + 2 / B * C)

Selasa, 21 September 2021

Resistansi kawat pada PHET circuit-construction-kit-dc

Situs yang bisa kamu kunjungi:

https://phet.colorado.edu/sims/html/circuit-construction-kit-dc/latest/circuit-construction-kit-dc_en.html

Untuk settingan resistansi kawat tiny, perhitungan nilai realnya bisa dilihat dibawah. Kamu bisa perhatikan bahwa resistansi kawat pada settingan tiny adalah sangat kecil (x10^-7)


Resistansi total 3 kawat = (Voltage / I) = 9 V / 8996452.94 A =  1,0003942731678425252786349816665e-6 A

Resistansi per kawat =  1,0003942731678425252786349816665e-6 / 3 =  3,3346475772261417509287832722217e-7


I dua kawat = V / R dua kawat = 9 / 3,3346475772261417509287832722217e-7 * 2 = 1,0003942731678425252786349816665e-6 / 3 = 3,3346475772261417509287832722217e-7


Minggu, 19 September 2021

Rangkaian listrik

1. Resistor seri

1.1. Resistor seri 2 buah



1.2. Resistor seri lebih dari 2 buah


Nilai arus pada resistor ke-n yang semua resistornya dirangkai seri ke suatu tegangan dalam satu rangkaian adalah sama dengan nilai arus pada resistor ke n-1, n-2, n-3, ... n - (n-1)

Contoh soal:  jika semua resistor terhubung seri ke suatu tegangan, tentukan: 

a. arus pada resistor ke 100, jika tegangan pada resistor itu adalah 10 v dan resistansi adalah 1 ohm.

b. arus pada resistor ke 200, jika tegangan ada resistor itu adalah 20 v dan resistansi adalah 1 ohm.


Tegangan terbesar dan terkecil pada rangkaian seri resistor


Tegangan terbesar pada adalah tegangan pada resistor dengan resistansi terbesar.

Sebaliknya, tegangan terkecil adalah pada resistor dengan resistansi terkecil.


Pengaruh peningkatan dan pengurangan nilai resistansi suatu resistor terhadap nilai tegangan resistor dan arus total rangkaian

Pengurangan atau pelemahan nilai resistansi salah suatu resistor dari resistor-resistor yang terhubung seri dengan sumber tegangan akan menyebabkan R total rangkaian menurun dan kemudian menyebabkan I total meningkat pada rangkaian tersebut.

Baik rangkaian seri rangkaian paralel ataupun rangkaian campuran, jika salah satu nilai resistansi resistor meningkat maka nilai R total atau R ekivalen rangkaian meningkat kemudian mengakibatkan nilai arus total (Itotal) turun apabila masih menggunakan nilai tegangan yang sama.

Jika pada 

2. Resistor paralel

2.1 Resistor paralel 2 buah


1. Rumus V total

Adanya tegangan sumber maka arus mengalir dan arus yang mengalir menyebabkan adanya tegangan ditempat yang lain.

Jika tidak ada tegangan sumber, maka tidak ada arus yang mengalir dan tidak adanya arus mengalir maka menyebabkan tidak ada tegangan ditempat lain.

Pada rangkaian resistor paralel, V tiap cabang adalah sama jadi:

2. Rumus I total dan I cabang

I total rangkaian adalah penjumlahan arus tiap-tiap cabang:



Untuk menghitung I cabang adalah sebagai berikut:
1. I cabang adalah pengurangan I total dengan arus pada cabang lain:


2. I cabang adalah tegangan sumber dibagi dengan hambatan ekivalen cabang tersebut:
I cabang n atau In = V / Rekivalen cabang n

Jadi, ada banyak cara mencari I total dan cabang.

Jadi jika persamaan 1 dan 2 disamakan maka didapat





3. Rumus R total atau R ekivalen 





Petunjuk untuk mempermudah mengingat runus R total atau ekivalen itu:
1. Nilai R1 dan R2 yang diatas pembagian dikali, dibawah pembagian ditambah atau 
2. R1 dan R2 dikali dulu baru ditambah.

Perhatikan untuk nilai I total rumus Rekivalen seperti dibalik.

Hubungan antara R1 dan R2 terhadap Rekivalen atau Rtotal adalah sebagai berikut:


Hubungan diatas bisa diterapkan pada contoh soal dibawah:
1. Diketahui dua buah resistor dirangkai secara paralel terhadap suatu sumber tegangan, Rekivalen rangkaian tersebut adalah 2 Ohm, nilai hambatan R1 adalah 1 Ohm. Berapakah nilai hambatan R2 rangkaian tersebut? 

Jika nilai resistansi R1 = R2, maka nilai Rekivalen atau Rtotal rangkaian adalah= R1 / 2 = R2 / 2




Jika nilai resistansi R1 adalah kelipatan dari R2 (berarti R1 lebih besar dari R2). Contoh R1 = 8 Ohm, R2 = 2 Ohm, maka Rekivalen rangkaian:



 atau sebaliknya nilai resistansi R2 kelipatan dari R1, maka R ekivalen atau Rtotal:

Contoh: R1= 2 Ohm dan R2 = 6 Ohm atau R1 = 12 ohm dan R2 = 4 Ohm.


2.2 Resistor paralel lebih dari 2


Untuk rangkaian resistor paralel murni 2 resistor atau lebih dari 2 resistor yang diparalel ke suatu sumber tegangan, proses ekivalensi atau pentotalan resistansi-resistansi resistor paralel bisa di mulai dari sembarang cabang, tidak harus dari cabang paling belakang ke cabang depan, dapat juga dari cabang depan ke belakang, atau pemilihan secara acak, dengan hasil R ekivalen sama. Karena berikut:

Atau






Dimana jumlah cara pemilihan cabang atau urutan pemilihan cabang ada nPn cara.


Arus cabang terbesar dan terkecil pada rangkaian resistor paralel murni


Pada rangkaian resistor paralel murni dengan jumlah cabang sama dengan atau lebih dari 2 dan tiap cabang terdapat 1 resistor, arus cabang terbesar adalah arus pada cabang yang memiliki resistor dengan nilai resistansi terkecil.

Sebaliknya, pada rangkaian resistor paralel murni dengan jumlah cabang sama dengan atau lebih dari 2 dan tiap cabang terdapat 1 resistor,, nilai arus cabang terkecil adalah pada cabang yang memiliki resistansi terbesar. 


Jumlah arus atau arus total pada rangkaian resistor paralel murni

Kendati arus terpecah-pecah, I total adalah jumlah arus pada tiap cabang.
Jumlah cabang pada rangkaian resistor paralel murni


Jumlah titik cabang pada rangkaian


Jumlah titik cabang sama dengan jumlah cabang dikali 2. Jika ada n jumlah cabang, maka ada 2n titik cabang (node).


Pengaruh peningkatan dan pengurangan nilai resistansi suatu cabang terhadap nilai arus cabang dan arus total rangkaian

Peningkatan suatu nilai resistansi oada suatu cabang akan mengalami peningkatan pada nilai arus pada cabang dan ini juga berpengaruh pada jumlah arus total.


Baik rangkaian seri ataupun rangkaian paralel, jika salah satu nilai resistansi resistor meningkat maka nilai R total atau R ekivalen meningkat dan mengakibatkan nilai arus turun pada nilai tegangan yang sama.