1. Resistor seri
1.1. Resistor seri 2 buah
1.2. Resistor seri lebih dari 2 buah
Nilai arus pada resistor ke-n yang semua resistornya dirangkai seri ke suatu tegangan dalam satu rangkaian adalah sama dengan nilai arus pada resistor ke n-1, n-2, n-3, ... n - (n-1)
Contoh soal: jika semua resistor terhubung seri ke suatu tegangan, tentukan:
a. arus pada resistor ke 100, jika tegangan pada resistor itu adalah 10 v dan resistansi adalah 1 ohm.
b. arus pada resistor ke 200, jika tegangan ada resistor itu adalah 20 v dan resistansi adalah 1 ohm.
Tegangan terbesar dan terkecil pada rangkaian seri resistor
Tegangan terbesar pada adalah tegangan pada resistor dengan resistansi terbesar.
Sebaliknya, tegangan terkecil adalah pada resistor dengan resistansi terkecil.
Pengaruh peningkatan dan pengurangan nilai resistansi suatu resistor terhadap nilai tegangan resistor dan arus total rangkaian
Pengurangan atau pelemahan nilai resistansi salah suatu resistor dari resistor-resistor yang terhubung seri dengan sumber tegangan akan menyebabkan R total rangkaian menurun dan kemudian menyebabkan I total meningkat pada rangkaian tersebut.
Baik rangkaian seri rangkaian paralel ataupun rangkaian campuran, jika salah satu nilai resistansi resistor meningkat maka nilai R total atau R ekivalen rangkaian meningkat kemudian mengakibatkan nilai arus total (Itotal) turun apabila masih menggunakan nilai tegangan yang sama.
Jika pada
2. Resistor paralel
2.1 Resistor paralel 2 buah
1. Rumus V total
Adanya tegangan sumber maka arus mengalir dan arus yang mengalir menyebabkan adanya tegangan ditempat yang lain.
Jika tidak ada tegangan sumber, maka tidak ada arus yang mengalir dan tidak adanya arus mengalir maka menyebabkan tidak ada tegangan ditempat lain.
Pada rangkaian resistor paralel, V tiap cabang adalah sama jadi:
2. Rumus I total dan I cabang
I total rangkaian adalah penjumlahan arus tiap-tiap cabang:
Untuk menghitung I cabang adalah sebagai berikut:
1. I cabang adalah pengurangan I total dengan arus pada cabang lain:
2. I cabang adalah tegangan sumber dibagi dengan hambatan ekivalen cabang tersebut:
I cabang n atau In = V / Rekivalen cabang n
Jadi, ada banyak cara mencari I total dan cabang.
Jadi jika persamaan 1 dan 2 disamakan maka didapat
3. Rumus R total atau R ekivalen
Petunjuk untuk mempermudah mengingat runus R total atau ekivalen itu:
1. Nilai R1 dan R2 yang diatas pembagian dikali, dibawah pembagian ditambah atau
2. R1 dan R2 dikali dulu baru ditambah.
Perhatikan untuk nilai I total rumus Rekivalen seperti dibalik.
Hubungan antara R1 dan R2 terhadap Rekivalen atau Rtotal adalah sebagai berikut:
Hubungan diatas bisa diterapkan pada contoh soal dibawah:
1. Diketahui dua buah resistor dirangkai secara paralel terhadap suatu sumber tegangan, Rekivalen rangkaian tersebut adalah 2 Ohm, nilai hambatan R1 adalah 1 Ohm. Berapakah nilai hambatan R2 rangkaian tersebut?
Jika nilai resistansi R1 = R2, maka nilai Rekivalen atau Rtotal rangkaian adalah= R1 / 2 = R2 / 2
Jika nilai resistansi R1 adalah kelipatan dari R2 (berarti R1 lebih besar dari R2). Contoh R1 = 8 Ohm, R2 = 2 Ohm, maka Rekivalen rangkaian:
atau sebaliknya nilai resistansi R2 kelipatan dari R1, maka R ekivalen atau Rtotal:
Contoh: R1= 2 Ohm dan R2 = 6 Ohm atau R1 = 12 ohm dan R2 = 4 Ohm.
2.2 Resistor paralel lebih dari 2
Untuk rangkaian resistor paralel murni 2 resistor atau lebih dari 2 resistor yang diparalel ke suatu sumber tegangan, proses ekivalensi atau pentotalan resistansi-resistansi resistor paralel bisa di mulai dari sembarang cabang, tidak harus dari cabang paling belakang ke cabang depan, dapat juga dari cabang depan ke belakang, atau pemilihan secara acak, dengan hasil R ekivalen sama. Karena berikut:
Atau

Dimana jumlah cara pemilihan cabang atau urutan pemilihan cabang ada nPn cara.
Arus cabang terbesar dan terkecil pada rangkaian resistor paralel murni
Pada rangkaian resistor paralel murni dengan jumlah cabang sama dengan atau lebih dari 2 dan tiap cabang terdapat 1 resistor, arus cabang terbesar adalah arus pada cabang yang memiliki resistor dengan nilai resistansi terkecil.
Sebaliknya, pada rangkaian resistor paralel murni dengan jumlah cabang sama dengan atau lebih dari 2 dan tiap cabang terdapat 1 resistor,, nilai arus cabang terkecil adalah pada cabang yang memiliki resistansi terbesar.
Jumlah arus atau arus total pada rangkaian resistor paralel murni
Kendati arus terpecah-pecah, I total adalah jumlah arus pada tiap cabang.
Jumlah cabang pada rangkaian resistor paralel murni
Jumlah titik cabang pada rangkaian
Jumlah titik cabang sama dengan jumlah cabang dikali 2. Jika ada n jumlah cabang, maka ada 2n titik cabang (node).
Pengaruh peningkatan dan pengurangan nilai resistansi suatu cabang terhadap nilai arus cabang dan arus total rangkaian
Peningkatan suatu nilai resistansi oada suatu cabang akan mengalami peningkatan pada nilai arus pada cabang dan ini juga berpengaruh pada jumlah arus total.
Baik rangkaian seri ataupun rangkaian paralel, jika salah satu nilai resistansi resistor meningkat maka nilai R total atau R ekivalen meningkat dan mengakibatkan nilai arus turun pada nilai tegangan yang sama.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar