Topologi lingkaran atau ring adalah salah satu topologi yang sering digunakan disamping topologi lainnya.
Kamu bisa menganalogikan topologi lingkaran dengan gelang yang menghubungkan beberapa simpul.
Fakta tentang topologi lingkaran:
1. Menghubungkan sejumlah n node yang terhubung secara lingkaran.
2. Terdapat 2 buah jalur yang berbeda yang menghubungkan 2 node yang lain atau yang sama.
Untuk menghubungkan 2 node yang berbeda pada topologi jaringan terdapat 2 jalur, total node yang dilalui salah satu jalur adalah jumlah node keseluruhan (Jn) dikurangi jumlah node jalur yang lain. Dengan kata lain total node yang dilalui jalur pertama adalah jumlah node keseluruhan (Jn) dikurangi jumlah node jalur kedua (Jn2). Sebaliknya, total node yang dilalui jalur kedua adalah jumlah node keseluruhan (Jn) dikurangi jumlah node jalur pertama (Jn1). Fakta lainnya, jumlah node keseluruhan (Jn) adalah sama dengan Jn1 ditambah Jn2.
Jn1 = Jn - Jn2
Jn2 = Jn - Jn1
Jn = Jn1 + Jn2
Untuk menghubungkan 2 node yang sama pada topologi lingkaran terdapat 2 jalur, total node yang dilalui jalur pertama (jumlah node jalur 1(Jn1)) adalah jumlah node kesuluruhan (Jn) yang terhubung dibagi 2 kemudian digenapkan keatas, dan total node yang dilalui jalur kedua adalah (Jn2) adalah Jn dibagi 2 kemudian digenapkan ke bawah.
Jn1 = Roof(Jn /2)
Jn2 = Top(Jn/2)
Contoh:
Berapakah jumlah node yang dilalui masing-masing jalur jika sebuah topologi lingkaran
3. Jumlah link keseluruhan topologi lingkaran adalah sama dengan jumlah node keseluruhan.
4. Jika jumlah kerusakan link antara node pada topologi jaringan adalah 1, komunikasi antara node yang sama masih bisa berjalan (karena topologi lingkaran mempunyai 2 jalur yang berbeda).
Jika jumlah kerusakan link antar node pada topologi jaringan adalah 2, komunikasi antara node yang sama tidak bisa dilakukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar