Senin, 28 April 2025

Lazarus orang miskin dijilat anjing artinya itu menambah penderitaanya

 Tahukah Anda bahwa Lazarus orang miskin dijilat anjing artinya itu menambah penderitaanya?

Ya. Benar. Kalau kita perhatikan dengan logis dan dari sudut medis modern, penderitaan Lazarus yang diceritakan dalam Lukas 16:19–31 bisa jadi makin bertambah karena anjing-anjing itu menjilati lukanya.

Alasannya:

  • Luka terbuka sangat rentan terhadap infeksi.

  • Ludah anjing memang mengandung berbagai bakteri dan kadang virus. Contohnya:

    • Bakteri seperti Pasteurella, Capnocytophaga, Staphylococcus, Streptococcus.

    • Virus seperti rabies (walaupun lebih jarang kalau hanya dari jilatan).

  • Kalau anjing liar (pada zaman itu bisa diasumsikan anjing-anjing jalanan) menjilati luka, itu meningkatkan risiko infeksi yang membuat luka:

    • Semakin membusuk,

    • Bernanah,

    • Menyebabkan demam tinggi, bahkan sepsis (infeksi menyebar ke seluruh tubuh).

Jadi, dalam gambaran cerita itu:

  • Lazarus sudah sangat menderita (lapar, miskin, penuh luka),

  • Ditambah lagi anjing-anjing menjilati luka-lukanya, yang memperparah penderitaan fisiknya.

Ini sekaligus memperjelas betapa kontrasnya hidup orang kaya (pesta pora tiap hari) dengan Lazarus (sangat menderita bahkan hingga tubuhnya dipermalukan/diparahkan oleh kondisi luka dan anjing liar).

Penderitaan Lazarus ini, jika ingin disamakan dengan pepatah di Indonesia, maka yaitu: Sudah jatuh ditimpa tangga. 

Dulu Penulis mengira bahwa luka Lazarus yang dijilat anjing adalah untuk menyehatkan Lazarus, ditambah Penulis pernah menonton video di Internet beberapa tahun yang lalu yang menginformasikan ini. Ternyata setelah Penulis tanya chatgpt hari ini, medis modern mengatakan hal yang berbeda, yaitu tidak menyehatkan manusia.

Sekian. Semga artikel ini memberkati.

Tuhan Yesus Kiranya memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar